Kamis, 22 Oktober 2020

Cara paling SEDERHANA membuat animasi timeline gempabumi menggunakan MS Excel 2016

Animasi Dasar

 

Untuk membuat animasi dasar / standar seperti video diatas (klik tautan ini jika video tidak muncul), berikut langkah mudahnya:
  1. Wajib koneksi internet
  2. Siapkan data gempa di excel 2016 berisi minimal 3 kolom: waktu(tgl-jam disatukan), longitude, latitude
  3. Buka menu Insert -> 3D Maps -> Open 3D Maps. Secara otomatis data langsung terPlot
  4. Pada menu sebelah kanan pilih: "Change the visualization to Bubble".
  5. Pada bagian Time, klik "Add Field", lalu pilih kolom Waktu
  6. Agar terlihat lebih menarik, atur posisi peta sesuai keinginan, bisa juga ditambahkan text box untuk judul peta. Kecepatan animasi bisa diatur di "Scene Options" bagian "Speed".
  7. Pada sebelah pojok kiri atas klik "Create Video", Pilih kualitas video sesuai kebutuhan.


Animasi Lanjutan


 
Untuk membuat animasi timeline dengan tampilan yang lebih baik seperti video timeline gempabumi Pulau Pagai (klik tautan ini jika video tidak muncul), diperlukan beberapa langkah tambahan sebagai berikut:

  1. Untuk menambahan kolom tulisan pada video, gunakan tools "TEXT BOX". Bisa diatur ukuran serta warna tulisan. Selain itu kita juga bisa mengatur warna latar belakang.
  2. Untuk memunculkan label magnitudo (contoh M 5.4), klik kanan titik gempa, pilih "Add Anotation". Lalu atur ukuran dan huruf sesuai kebutuhan.
  3. Untuk menampilkan titik plot yang berbeda berdasarkan magnitudo, berikut tahapannya:
    1. Wajib memiliki kolom berisi data magnitudo
    2. Buat 2 buah layer, dimana layer pertama berisi gempabumi dengan magnitudo dibawah 5 dan layer kedua berisi gempabumi dengan magnitudo diatas 5. Caranya gunakan fitur Filter yang ada didalam layer. Dengan Filter tersebut kita bisa menyeleksi gempa yang ada pada layer berdasarkan magnitudo yang kita inginkan.
    3. Kemudian pada Layer Option, bedakan ukuran titik plot antara layer pertama dan kedua dengan mengatur Size nya .

  4. ...

 

Tutorial ini dibuat dengan sangat tergesa, jadi kalo ada langkah yang masih membingungkan silahkan ditanyakan di kolom komentar. 

Semoga bermanfaat

Kamis, 01 Oktober 2020

Cara mudah instalasi sistem analisa gempabumi Seiscomp-4

 

    Setelah belasan tahun berada di versi 3 (Seiscomp-3) akhirnya pada pertengahan 2020 Seiscomp mengeluarkan versi terbarunya yaitu Seiscomp-4. Versi terbaru dari Seiscomp ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan versi sebelumnya. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi website resmi dari seiscomp yaitu www.seiscomp.de . Pada artikel ini penulis akan menunjukan bagaimana cara menggunakan Seiscomp-4 tanpa perlu "ribet" melakukan instalasi dan konfigurasi sendiri. Cara yang ditunjukan disini akan "Sangat Mudah" diikuti oleh siapa saja tanpa harus mempelajari konfigurasi sesicomp-4 yang cukup rumit. 

    Untuk cara penggunaan dari seiscomp-4 tidak penulis buatkan karena akan terlalu panjang jika di tuangkan dalam satu buah artikel. Diharapkan dengan adanya artikel ini dapat mempermudah siapa saja untuk bisa menjalankan Seiscomp-4 pada laptop / PC nya masing-masing dan bisa merasakan sensasi analisa gempabumi seperti yang dilakukan oleh para observer gempabumi di BMKG!!

Semoga bermanfaat...

Spesifikasi Sistem

Berikut adalah spesifikasi sistem yang digunakan oleh seiscomp4:

  1. Sistem operasi Ubuntu versi 18
  2. RAM 4 Gb
  3. Harddisk 20Gb
  4. Seiscomp-4
  5. Database MySql server versi 5.6
  6. Seiscomp4 Telah dilengkapi dengan waveform \ sinyal seismik dari jaringan sensor GE (jerman - GFZ) untuk wilayah indonesia


Kebutuhan Minimum
Untuk bisa menjalankan seiscomp4, laptop\PC yang digunakan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Memiliki aplikasi VmWare minimal versi 12 pada windows. Disarankan versi yang lebih baru. Jika belum ada VmWare, silahkan googling untuk instalasi aplikasi VmWare.
  2. Winrar versi terbaru (5.90) digunakan untuk mengekstrak file OS. Dikhawatirkan jika menggunakan versi lama akan terjadi corrupt.
  3. Sebaiknya memiliki RAM lebih dari 4 Gb, karena sistem operasi ubuntu yang digunakan telah saya setting menggunakan RAM 4 Gb. Sebenarnya bisa juga dirubah menjadi 2 Gb. Tapi belum pernah saya uji.
  4. Wajib memiliki koneksi internet aktif untuk bisa memunculkan waveform. Tanpa internet, waveform \ sinyal seismik tidak akan muncul secara realtime, namun aplikasi Seiscomp4 masih bisa berjalan dengan baik


Cara Instalasi Seiscomp4:

  1. Unduh file OS (4 Gb terbagi menjadi 5 file) pada link berikut : UNDUH OS SC4
  2. Ekstrak file OS menggunakan Winrar.
  3. Jalankan aplikasi vmware, lalu buka file vmware yang telah kita ekstrak melalui menu "Open a virtual machine"
  4. Jalankan OS
  5. Log in menggunakan user password yang telah sediakan
  6. Setelah berhasil masuk ke dalam sistem operasi ubuntu 18, Sistem Seiscomp4 akan berjalan secara otomatis pada sistem background. Untuk membuka tampilan Realtime trace view, Map view, Origin locator view dan Event summary view bisa menggunakan icon yang telah disediakan pada desktop.
  7. Sinyal waveform yang muncul pada Realtime trace view sangat bergantung terhadap kecepatan internet. 
  8. Selesai...!!  Mudah kan?? dari pada install dan konfigurasi sendiri yang bikin njlimet... :D

Password dan Username:

  1. [OS Ubuntu 18]   User: root      Password: root
  2. [OS Ubuntu 18]   User: ubay     Password: ubay
  3. [MySQL Server]   User: root     Password: root
  4. [MySQL Server]   User: ubay     Password: ubay
  5. Jika saya ada keliru penulisan password, bisa dicoba antara kata ubay atau root

 

Bermasalah dengan instalasi?

Silahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar


 



tambahkan artikel ini ke